Minggu, 12 September 2010

Artikel Inovasi Pendidikan

ERNAWATI (K7109073)


Pembelajaran Membutuhkan Inovasi Pembelajaran 

Pendidikan saat ini, masih dikategorikan sebagai pendidikan yang masih menggunakan model-model pembelajaran yang kuno. Model-model pembelajaran yang ada sekarang dan sedang diterapkan di berbagai sekolah misalnya metode pembelajaran DDHC, PAKEM, PAIKEM, pembelajaran kooperatif, jikso, aktif learning, quantum learning, dan lainnya. Model-model pembelajaran itu sebenarnya sudah ada sejak dulu hanya istilahnya saja yang berbeda. Nama dari model pembelajaran yang ada sungguh keren dan menarik tapi tetap saja belum semua tenaga pendidik bisa menerapkan metode-metode tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Sebenarnya, metode pembelajaran yang terlalu sulit atau tenaga pendidiknya yang masih belum kompeten????Untuk mengimbangi adanya perkembangan zaman yang makin maju tentunya harus ada suatu inovasi pembelajaran. 
Inovasi berarti pembaharuan suatu hal untuk sebuah penemuan baru sedangkan pembelajaran diartikan sebagai bentuk proses belajar sesuatu hal. Inovasi pembelajaran muncul untuk menciptakan sesuatu yang baru yang berkaitan dengan pembelajaran sehingga dapat melengkapi dan menyempurnkan metode pembelajaran yang sudah ada sebelumnya, dan menemukan sesuatu yang benar-benar baru atau fresh tentang pembelajaran yang lebih baik dari yang sudah ada sebelumnya. Dalam membuat sesuatu hal yang baru tentunya harus tetap memegang prinsip dimana masih dalam konteks yang berpusat pada keaktifan siswa dan tidak menyimpang dari aturan. 
Siswa dituntut untuk bisa berpikir kreatif, tetapi pendidik juga harus bisa lebih kratif sehingga tercipta suatu keseimbangan dalam pembelajaran. Inovasi pendidikan mutlak harus ada dari setiap pendidik dan calon pendidik, dan tidak harus mengikuti inovasi yang ditentukan oleh pemerintah. Inovasi dapat  muncul dari ide pribadi  dari seorang pendidik yang penting anak didiknya bisa menerimanya. Semuanya harus berjalan mandiri sehingga semuanya kan berjalan sesuai dengan harapan. Lingkungan sekitar bisa dijadikan suatu ide untuk menemukan inovasi pembelajaran.
Sumber daya manusia di indonesia harus bisa dipaksa untuk bisa menerima sesuatu yang baru dan diberi sugesti bahwa pembaharuan tersebut adalah untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Jika dikaitan dengan pembelajaran di SD tentunya harus metode tersebut harus benar-benar disesuaikan dengan tingkat kemampuan anak usia SD. Pendidikan di Indonesia bisa diarahkan untuk menerapkan metode seperti pendidikan di luar negeri hanya saja SDA, SDMnya belum memadai dan siswa belum semuanya bisa menerima itu. Pendidikan di Indonesia itu kolot!!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar